Menulis Rasa: Prolog
Hai kamu, Mengingatmu adalah keistiqomahan yang tidak diharapkan Kenapa? Karena jalan dan tujuanmu sudah tidak sama lagi denganku Waktu pertama kali aku menatapmu, lebih tepatnya menatap mata kamu, Rasanya pengen bilang sesuatu yang tidak dapat di ungkapkan, Rasa yang tidak pernah ada sebelumnya, dan rasanya lagi aku pengen bilang Kenapa sih kok seindah itu? Padahal kamu tidak sedang memandangku Sejak saat itu harapan dalam hati mulai ada, semua hadir begitu saja tanpa ada rasa harap sebelumnya Tapi, aku tidak mau mengawali dengan tapi Karena hal indah yang diawali dengan tapi berarti ada suatu alasan di dalamnya Tetapi jika cerita tidak disanding dengan kata tapi Akan aneh kedengarannya Aku tidak akan bercerita langsung akhir Bacalah cerita hati ini mengalir seperti air, meski kumenulis ini dengan penuh rasa yang mungkin tidak kalian sangka sebelumnya Inilah rasaku..